Jadwal SalatKHGT Muhammadiyah · JakartaSubuh 04:27Terbit 05:34Zuhur 11:42Asar 14:44Maghrib 17:48Isya 18:57

Internasionalisasi Muhammadiyah: Jejaring dan Kontribusi Global

Ditulis oleh

di


Internasionalisasi Muhammadiyah merupakan perkembangan gerakan Muhammadiyah dalam memperluas jejaring, pendidikan, kaderisasi, dakwah, dan kontribusi sosial ke berbagai negara. Perkembangan terbaru terlihat kuat di Britania Raya dan Irlandia, tetapi aktivitas Muhammadiyah juga berlangsung di Malaysia, Tunisia, dan ruang internasional lainnya.

Artikel ini disusun dari sumber resmi Persyarikatan. Untuk menelusuri sumber yang menjadi dasar artikel, kunjungi Sumber Persyarikatan. Untuk menelusuri organisasi dan tokoh yang terkait, gunakan Entitas Muhammadiyah. Artikel ini juga menjadi bagian dari Jelajah Pengetahuan. Prinsip editorial MuWawasan: Tanpa Sumber, Tanpa Klaim.

Memahami Internasionalisasi Muhammadiyah

Internasionalisasi Muhammadiyah dapat dipahami sebagai perluasan kiprah dan jejaring Persyarikatan ke ruang masyarakat internasional melalui keberadaan PCIM, pendidikan, kaderisasi, dakwah, kerja sama kelembagaan, dan kontribusi sosial. Perkembangan tersebut tidak hanya menyangkut keberadaan organisasi di luar Indonesia, tetapi juga hubungan Muhammadiyah dengan masyarakat dan lembaga di negara tempat jaringan itu berkembang.

Perkembangan terbaru pada Oktober 2026 menunjukkan penguatan hubungan Muhammadiyah dengan jejaring Muslim di Inggris. Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste mengapresiasi internasionalisasi Muhammadiyah dan mendorong penguatan jejaring Muslim Indonesia–Inggris.

Muhammadiyah dan Jejaring Muslim di Inggris

PCIM Britania Raya dan Irlandia di Muslim Council of Britain

Salah satu perkembangan penting adalah diterimanya PCIM Britania Raya dan Irlandia sebagai organisasi Indonesia pertama di Muslim Council of Britain (MCB) pada Juli 2026. Perkembangan ini kemudian menjadi bagian dari pembicaraan mengenai penguatan jejaring Muhammadiyah di Inggris.

Dalam perkembangannya, PCIM Britania Raya dan Irlandia dikukuhkan untuk periode 2026–2028. Pengukuhan tersebut disertai penyerahan sertifikat keanggotaan MCB dan penekanan terhadap spirit Islam Berkemajuan.

Hubungan dengan Komunitas Muslim Inggris

Hubungan dengan MCB membuka ruang interaksi dengan komunitas Muslim dan berbagai organisasi di Inggris. Muhammadiyah juga terlibat dalam kegiatan masyarakat yang mempertemukan komunitas Muslim Indonesia dengan lingkungan yang lebih luas.

Pendidikan dan Pengembangan Kader di Luar Negeri

Jejaring Pendidikan di Inggris

Agenda Muhammadiyah di Inggris pada 2026 mencakup penjajakan kerja sama dengan lembaga strategis dan akademik, termasuk pembicaraan mengenai pendidikan tinggi, kajian Islam, interfaith, krisis iklim, dan peluang beasiswa bagi kader.

PCIM Britania Raya dan Irlandia bersama Mata Garuda LPDP juga menyambut calon mahasiswa Indonesia yang akan melanjutkan studi di Inggris dan Republik Irlandia. Kegiatan tersebut mempertemukan calon mahasiswa dengan warga Indonesia yang telah memiliki pengalaman studi di kawasan tersebut.

Akses Studi Kader di Tunisia

Internasionalisasi juga berkembang di Tunisia. PP Muhammadiyah mendorong PCIM Tunisia untuk memperluas akses studi kader dan membahas penguatan hubungan pendidikan dengan lembaga pendidikan setempat.

Dakwah dan Kontribusi Sosial di Masyarakat Global

Visit My Mosque di London

PCIM Britania Raya dan Irlandia berkolaborasi dalam kampanye Visit My Mosque di London. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal kehidupan Muslim Indonesia melalui kunjungan masjid, dialog, dan interaksi lintas komunitas.

Forum Kesehatan Mental Muslim Inggris

PCIM Britania Raya dan Irlandia juga berpartisipasi dalam National Muslim Mental Health Summit di University of East London. Keterlibatan ini memperlihatkan perhatian Muhammadiyah terhadap persoalan sosial yang dihadapi masyarakat Muslim di lingkungan internasional.

Global Muslim Youth Meet-Up

Jaringan Muhammadiyah di Inggris turut mewakili Indonesia dalam forum pemuda Muslim global. Kegiatan tersebut memperluas ruang perjumpaan kader dengan pemuda Muslim dari berbagai latar belakang.

Science Fair di East London Mosque

Muhammadiyah juga hadir dalam East London Mosque Science Fair melalui pengenalan budaya, permainan tradisional, dan inovasi digital. Kegiatan tersebut menjadi bentuk interaksi Muhammadiyah dengan masyarakat melalui pendidikan, budaya, dan pengetahuan.

Internasionalisasi Muhammadiyah di Luar Inggris

PCIM dan PCIA Malaysia

Perkembangan internasionalisasi Muhammadiyah tidak hanya berlangsung di Inggris. Di Malaysia, PCIM dan PCIA menjalankan kiprah yang berkaitan dengan masyarakat Indonesia, termasuk membuka akses pendidikan bagi anak pekerja migran Indonesia.

PCIM Tunisia

Di Tunisia, perkembangan organisasi berjalan bersamaan dengan upaya memperkuat kaderisasi dan akses pendidikan. Hal ini menunjukkan bahwa bentuk internasionalisasi dapat menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan lingkungan masing-masing negara.

Islam Berkemajuan dalam Ruang Global

Dalam berbagai kegiatan internasional tersebut, Muhammadiyah membawa nilai Islam Berkemajuan. Nilai tersebut tercermin dalam perhatian terhadap pendidikan, ilmu pengetahuan, kaderisasi, dialog, kemanusiaan, dan kemanfaatan sosial.

Karena lingkungan setiap negara berbeda, penerapan nilai gerakan juga berlangsung melalui bentuk kegiatan yang beragam. Jejaring internasional Muhammadiyah dengan demikian berkembang melalui hubungan kelembagaan sekaligus hubungan sosial dengan masyarakat.

Arah Internasionalisasi Muhammadiyah

Perkembangan 2026 menunjukkan beberapa jalur utama internasionalisasi Muhammadiyah: penguatan PCIM, pendidikan dan keilmuan, kaderisasi, keterlibatan diaspora, dakwah di masyarakat multikultural, serta kontribusi sosial.

Perkembangan di Inggris menjadi salah satu contoh penting karena menghubungkan Muhammadiyah dengan jejaring Muslim, lembaga pendidikan, komunitas diaspora, forum pemuda, kegiatan masyarakat, dan isu sosial. Namun, perkembangan di Malaysia dan Tunisia menunjukkan bahwa internasionalisasi Muhammadiyah memiliki cakupan yang lebih luas.

Internasionalisasi Muhammadiyah pada akhirnya bukan hanya tentang keberadaan Persyarikatan di berbagai negara. Ia juga berkaitan dengan bagaimana Muhammadiyah membangun hubungan, mengembangkan pengetahuan, mendidik kader, dan memberikan manfaat bagi masyarakat dengan tetap membawa nilai Islam Berkemajuan.


Sumber Persyarikatan

Artikel ini menggunakan sumber resmi Muhammadiyah berikut:

Prinsip editorial MuWawasan: Tanpa Sumber, Tanpa Klaim.

More posts