Muhammadiyah Jatim Terima 140 Tablet Pintar untuk Perkuat Pembelajaran PAUD dan Sekolah

Tablet pintar untuk mendukung pembelajaran PAUD Aisyiyah dan sekolah Muhammadiyah Jawa Timur.
Dipublikasikan — / 9 Oktober 2026 | 08.19 WIB

MuWawasan, Jakarta – Muhammadiyah Jawa Timur menerima 140 tablet pintar untuk mendukung pembelajaran membaca, menulis, dan berhitung (Calistung) pada jenjang pendidikan anak usia dini serta sekolah Muhammadiyah. Penyerahan pada Rabu, 7 Oktober 2026, menjadi bagian dari upaya memperluas pemanfaatan teknologi dalam kegiatan belajar.

Dukungan ini membuka peluang bagi sekolah untuk mengembangkan pengalaman belajar yang lebih interaktif. Namun demikian, manfaat perangkat digital tidak hanya bergantung pada teknologi yang tersedia. Sebaliknya, keberhasilan penggunaannya juga ditentukan oleh kesiapan guru, kesesuaian materi pembelajaran, serta ketersediaan sarana pendukung. Oleh karena itu, sekolah perlu mengintegrasikan teknologi secara tepat agar proses pembelajaran berjalan lebih efektif. Selain itu, guru perlu menyesuaikan penggunaan perangkat digital dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik.

Perangkat Digital untuk Memperkuat Pembelajaran

Tablet pintar dapat membantu guru menghadirkan materi Calistung melalui aktivitas visual dan interaktif. Anak dapat berlatih mengenali huruf, memahami angka, serta membangun keterampilan dasar melalui kegiatan yang sesuai dengan tahap perkembangannya.

Pada jenjang PAUD, teknologi perlu mendukung kegiatan bermain, interaksi sosial, gerak, dan komunikasi. Guru tetap memegang peran utama dalam membimbing anak, memilih materi, serta menjaga keseimbangan antara aktivitas digital dan pengalaman belajar secara langsung.

Sekolah juga perlu menyesuaikan penggunaan perangkat dengan usia peserta didik. Pendampingan guru dan orang tua, pengaturan durasi layar, serta pemilihan konten yang aman menjadi bagian penting dari penerapan teknologi pendidikan.

Perkuat Kesiapan Guru dan Sekolah

Ketersediaan tablet merupakan salah satu unsur dalam transformasi digital. Sekolah juga membutuhkan pelatihan guru, materi yang relevan dengan kurikulum, dukungan teknis, serta aturan penggunaan perangkat yang jelas.

Tanpa persiapan tersebut, perangkat berisiko hanya menjadi sarana tambahan tanpa memberikan perubahan berarti pada mutu pembelajaran. Sebaliknya, perencanaan yang baik dapat membantu guru memperkaya metode mengajar dan memantau perkembangan keterampilan dasar anak.

Sekolah perlu mengevaluasi manfaat program melalui indikator yang terukur, seperti keterlibatan peserta didik, kemajuan kemampuan dasar, pemanfaatan perangkat oleh guru, dan keberlanjutan penggunaan setelah masa awal program.

Perluas Akses secara Berkeadilan

Pemanfaatan teknologi pendidikan juga perlu memperhatikan perbedaan kondisi antarsekolah. Ketersediaan listrik, jaringan internet, kemampuan pemeliharaan perangkat, dan dukungan pembiayaan dapat memengaruhi keberhasilan pelaksanaan program.

Karena itu, pemerataan akses perlu berjalan bersama pendampingan dan penguatan kapasitas sekolah. Satuan pendidikan dengan sarana terbatas membutuhkan pendekatan yang sesuai agar pemanfaatan teknologi tidak memperlebar kesenjangan pembelajaran.

Jumlah 140 tablet yang diterima Muhammadiyah Jawa Timur merupakan bagian dari dukungan yang lebih luas. Angka tersebut merujuk pada alokasi untuk Jawa Timur, bukan keseluruhan alokasi program Muhammadiyah.

Sambungkan Teknologi dengan Mutu Pendidikan

Muhammadiyah memiliki pengalaman dalam mengembangkan program pendidikan dan pemanfaatan teknologi. Inisiatif seperti EdutabMu serta pengembangan konten pembelajaran digital menunjukkan pentingnya menghubungkan perangkat, materi, dan kompetensi pendidik.

Keberlanjutan program memerlukan evaluasi berkala, pemeliharaan perangkat, pembaruan materi, serta berbagi praktik baik antarsekolah. Dengan pendekatan tersebut, teknologi dapat membantu guru memperluas metode pembelajaran tanpa menggantikan peran pendidik.

Penerimaan tablet pintar menjadi kesempatan untuk memperkuat pembelajaran dasar. Dampak jangka panjangnya bergantung pada kualitas pelaksanaan, pemerataan manfaat, dan kemampuan sekolah menjaga penggunaan perangkat agar tetap aman, relevan, serta berorientasi pada kebutuhan anak.


Sumber: Perkuat Pembelajaran PAUD dan Sekolah, Muhammadiyah Jatim Terima 140 Tablet Pintar.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *